fbpx

Belajar Coding dari Karakter Money Heist

Siapa yang tidak tahu tentang La Casa De Papel atau yang biasa kita sebut dengan Money Heist? Film Spanyol terobosan Netflix ini booming sejak tahun 2020 lalu. Ternyata kita bisa loh belajar coding dari karakter money heist ini. Penasaran gimana? Yuk simak artikelnya

Serial ini bercerita tentang pencurian fenomenal yang didalangi oleh “Profesor” yang sangat jenius dan beruntung. Selain Profesor, terdapat beberapa karakter lain yang membantu Profesor dalam menjalankan aksi pencuriannya ini. Mereka merupakan kaki-tangan Profesor saat perampokan terjadi.

Yang membuatnya beda juga, semua perampok menggunakan nama kota dan menggunakan pakaian berwarna merah serta Topeng Salvador Dali sebagai simbol perlawanan dan kebanggan nasional.

Setiap episodenya penuh dengan ketegangan, komedi, drama, romansa, maupun plot twist yang seru untuk ditonton. Mereka punya ciri khas masing-masing dan menjadikan karakter mereka penting dalam serial ini.

Belajar Coding dari Karakter Money Heist

1. Profesor

Yang selalu bikin aku kagum sama karakter Profesor ini adalah, “Kenapa ada orang yang begitu detail, pintar dan bisa punya banyak plan b,c,d hingga z di pikirannya?”

Selain memiliki otak yang hebat, karakter profesor juga selalu beruntung. Ada saja yang membuatnya bisa survive dan menjalankan misinya dengan baik.

Dari karakter ini, kita bisa belajar untuk selalu punya back-up plan kalau codingan kamu tidak berjalan dengan baik.

2. Tokyo

Di serial ini, Tokyo digambarkan sebagai seorang penjahat seksi, cerdas, cepat belajar dan juga tangguh. KIta tak perlu heran alasan kenapa Tokyo menjadi orang pertama yang direkrut oleh Profesor untuk menjalankan misi perampokan ini.

Tapi Tokyo juga digambarkan memiliki sisi emosional yang tinggi dibanding yang lainnya. Tokyo juga keras kepala dan sering jadi trouble maker tentunya. Tapi, Tokyo tidak pernah menyerah dengan keadaan.

Dari Tokyo kita bisa belajar bahwa Bugs dan Error pasti akan terjadi, tapi jangan pernah berhenti untuk menyelesaikan codingan kamu. Mau sesulit apapun codingan yang dihadapi, kamu tidak boleh berhenti menyelesaikannya.

3. Berlin

Berlin digambarkan sebagai seorang sosok narsistik, pintar, dan pintar berbicara (meski banyak yang bosan dengan dengan ocehannya). Dia rela mengorbankan dirinya sendiri untuk menolong orang lain keluar dari kejaran polisi.

Jadi jangan pernah merasa bersalah dan menyerah saat ngoding walaupun banyak yang harus dikorbankan.

4. Denver

Gaya tertawa khas ala Denver akan selalu menjadi hal yang diingat oleh penonton. Selain itu, kisah cintanya yang tak terduga dengan Mónica Gaztambide (yang akhirnya ikut gang dengan nama Stockholm) juga menjadi salah satu konflik seru di serial ini.

Karakter Denver terkesan tidak dewasa, masih labil, dan sering bermasalah. Tapi terlihat bahwa ia merupakan sosok yang setia kawan, berhati baik dan penyayang.

Namun, dari dia kita bisa belajar bahwa jangan terlalu bangga dengan codingan yang berhasil. Justru codingan yang gagal mengajarkanmu hal-hal penting.

5. Rio

Karakter yang cukup emosional, polos, dan sensitif hadir di dalam karakter Rio. Dengan latar belakang sebagai jenius di bilang IT dan tanpa catatan kriminal sebelumnya, Rio menjadi salah satu karakter yang terhubung kuat dengan Tokyo.

Para penonton terkadang lumayan greget dengan karakter Rio. Terlihat jelas bahwa Rio merupakan anggota gang terlemah kalau sudah berurusan dengan sandera. Emosi penonton dapat dibolak balik dengan mudah oleh kepolosan Rio.

Dari karakter tersebut, kita bisa belajar bahwa jangan terlalu terikat dengan codingan kamu, hal itu akan menimbulkan kekacauan pada codinganmu.

6. Stockholm

Stockholm atau yang dulunya bernama Monica merupakan seorang sekertaris dari Arturo dan sedang mengandung anak mereka. Namun ternyata Arturo tidak menginginkan Monica untuk mengandung.

Saat perampokan terjadi, Monica jatuh hati dengan Denver. Saat itu, dia ikut menjadi bagian dari para perampok dan mengganti namanya menjadi Stockholm. Pada perampokan terakhir, Stockholm banyak membantu para perampok di bagian medis.

Dari Monica kita bisa belajar bahwa bekerja sama dengan orang yang bisa membuat kamu menjadi lebih baik dan selalu dukung team kamu