Pertanyaan Interview saat Pandemi

 

Pandemi covid-19 di Indonesia sampai saat ini masih belum membaik, bahkan sekarang kasus covid melonjak lagi. Hal ini membuat kita semua harus beradaptasi dengan kondisi yang sebelumnya, belum pernah dihadapi oleh kebanyakan orang. Tak terkecuali para pekerja dalam berbagai bidang, termasuk para staf HR. Kegiatan seleksi karyawan pun perlahan berubah, dari yang sebelumnya tatap muka menjadi online. Pertanyaan Interview saat Pandemi

Dalam beberapa hal, memang ada dampak positif dari proses online tersebut, utamanya untuk menekan penyebaran virus corona yang semakin menjadi-jadi. Di sisi lain, proses seleksi karyawan bisa menjadi lebih efektif dan efisien. Begitu pula dengan para pelamar kerja. Mereka bisa melakukan proses kapan pun dan di mana pun, selama terkoneksi dengan internet.

Bagaimana pun proses seleksi atau wawancara kerjanya, pasti akan melibatkan banyak pertanyaan yang diajukan oleh para HR. Dan pertanyaan yang diajukan selalu beragam juga berkembang, ditambah variasi probing yang diajukan kepada para kandidat. Hal ini membuat pelamar kerja harus terbiasa merespon dengan sigap segala pertanyaan yang diajukan. Meski sejatinya, proses wawancara kerja sama saja seperti mengobrol biasa.

Pertanyaan yang mungkin diajukan dalam interview selama pandemi pada dasarnya sama saja dengan wawancara pada umumnya. Akan tetapi, ada beberapa pertanyaan yang lebih menjurus ke situasi terkait pandemi dan bagaimana kamu menanganinya. Hal itu mulai dari cara kamu beradaptasi, apa yang diharapkan, dan masih banyak lagi.

Berikut Pertanyaan Interview yang akan muncul selama Pandemi Covid-19:

1. Apa saja yang sudah kamu pelajari tentang dirimu selama pandemi ini?

Selama pandemi dan pemerintah menerapkan PSBB membuat ruang gerak masyarakat di persempit di ruang umum, tentunya hal tersebut untuk mencegah penularan virus. Dan anjuran “dirumah saja” selalu di kampanyekan, dan pada momen itu adalah kesempatan bagi banyak orang untuk mempelajari hal baru.

Dari pertanyaan diatas HR ingin tahu seberapa baik kamu memanfaatkan waktu luang untuk belajar, selain itu dengan adanya tambahan skill diluar latar belakang Anda juga bisa menjadi nilai plus. Pertanyaan ini bisa menjadi pembuka bagi interviewer untuk mengetahui apakah kamu merupakan orang yang ingin terus berkembang dan mudah beradaptasi.

Jawaban Anda untuk pertanyaan ini akan memberikan gambaran bagi HRD seberapa lapar dan hausnya Anda terhadap ilmu. Ceritakan mengenai bagaimana situasi ini membuatmu menjadi lebih baik, apa hikmah yang bisa diambil, dan seterusnya.

2. Bagaimana kamu menghadapi tantangan selama WFH?

Pertanyaan baru di atas adalah yang paling mungkin keluar saat kamu melakukan interview kerja, mengingat work from home telah menjadi budaya baru saat pandemi berlangsung dan dinilai cukup efisien.

Maksud dari pertanyaan ini adalah recruiter ingin mengetahui sejauh mana pengalaman atau pengetahuan Anda tentang sistem kerja jarak jauh atau remote, dan seberapa siap kamu untuk melakoni sistem kerja yang saat ini sedang tren. Pertanyaan yang mungkin akan keluar, yaitu meskipun lebih suka pergi ke kantor, apakah kamu bisa menyesuaikan diri dan bekerja secara optimal di rumah?

Dari pertanyaan ini, pihak HR biasanya ingin tahu apakah kamu mudah beradaptasi dan tetap bisa bekerja optimal walau secara jarak jauh. Mulai saat ini sebaiknya kamu juga menaruh pengalaman kerja jarak jauh di CV Anda, karena bisa saja menjadi daya tarik HR atau perusahaan untuk memanggil kamu.

3. Bagaimana kamu mengatur waktu untuk bekerja di rumah?

Menjaga work-life balance sebelum pandemi saja sudah susah, apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini?

Dari pengalaman WFH selama masa pandemi, perusahaan juga melakukan evaluasi terhadap karyawan yang tidak dapat mengatur waktunya saat bekerja dari rumah atau jarak jauh. Karena itulah pertanyaan ini muncul untuk meyakinkan perusahaan bahwa kamu benar-benar siap untuk ini.

Dari sini juga HR tahu kemampuan kamu dalam mengatur waktu, dan bekerja sebaik mungkin. Pasalnya jika sistem jarak jauh diberlakukan, akan sangat sulit bagi manajer untuk melakukan pengawasan, terlebih situasi rumah yang bisa saja kurang kondusif.

Dari pertanyaan ini juga biasanya HR menanyakan kegiatan kamu selama di rumah, dan bagaimana mengatasinya ketika kamu memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan sesuai target.

Jelaskan secara jujur dan terperinci bagaimana kondisi rumah atau tempat tinggal kamu, dan apa saja kegiatan yang biasa kamu lakukan serta strategi kamu dalam mengatur waktu jam kerja dan menyesuaikan dengan peran kamu saat ini di rumah.

Perusahaan yang ingin mempekerjakanmu tentu ingin tahu, apakah kamu bisa fokus bekerja secara optimal dari rumah.

4. Apakah ada skill baru yang kamu pelajari selama beberapa bulan terakhir?

Pertanyaan selanjutnya yang mungkin ditanyakan dalam interview adalah mengenai skill yang kamu pelajari selama pandemi. Ceritakan mengenai kelas yang kamu ikuti, webinar yang dihadiri, dan apa pun yang beberapa bulan belakangan ini dilakukan untuk menambah skill.

Saat ini, hampir semua orang sedang berupaya keras dan kewalahan mengadapi situasi yang tidak pasti.

Kamu bisa coba menjawab, “Di awal pandemi, saya cukup kewalahan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, saya jadi bisa lebih memahami diri sendiri. Apa yang saya bisa lakukan, apa yang diinginkan”

5. Ketika kondisi sudah membaik, apakah kamu bersedia untuk kembali bekerja di kantor?

Meskipun kondisi di Indonesia tak kunjung membaik, banyak perusahaan yang masih mengharapkan dan sudah merencanakan untuk kembali bekerja di kantor. Nah, pertanyaan seputar topik ini biasanya muncul dalam interview selama pandemi.

Jawaban untuk pertanyaan ini bisa kamu pikirkan sesuai dengan posisi dan lokasi pekerjaan yang dilamar. Contohnya adalah kamu sekarang berada di Solo, tetapi pekerjaan yang dilamar di Jakarta.

Pihak perusahaan butuh tahu apakah kamu masih bersedia untuk datang ke kantor ketika ini semua sudah selesai. Kalau tidak bersedia, lebih baik beri tahu dari sekarang karena bisa saja mereka butuh tenaga kerja untuk jangka panjang, bukan selama pandemi saja.

 

Setelah mengetahui 5 pertanyaan yang kemungkinan akan ditanyakan oleh recruiter, kamu bisa langsung coba untuk mencari jawabannya dan latihan sendiri dirumah.

Kalau sudah sampai tahap interview, jangan lupa juga untuk menanyakan mengenai kebijakan perusahaan selama pandemi, budaya perusahaan, dan pertanyaan penting lainnya.

IDStar sedang membuka kesempatan untuk kamu yang ingin memengembangkan karir di bidang IT. Yuk gabung bersama team developer IDStar! Submit CV kamu disini