fbpx

Vue.Js: Framework Favorite Front-End, Kok Bisa?

Vue.Js: Framework Favorite Front-End

Apa itu Vue.Js?

Vue Js adalah salah satu framework atau library dari JavaScript yang digunakan untuk membuat tampilan (interface) pada website agar tampak lebih interaktif. Fungsi lain dari Vue Js adalah membuat SPA (Single Page Application). Apabila digunakan pada arsitektur MVC (Model – View – Controller), maka Vue JS menempati pada posisi View yang berjalan di sisi front end. Lalu, kenapa Vue.Js jadi Framework Favorite Front-End?

Jadi tugas utama dari framework ini adalah mengirim dan menerima data, kemudian membuat tampilan UI (User Interface) yang menarik. Framework ini juga sangat mudah untuk diintegrasikan dengan library yang lain. Jika diimplementasikan pada komponen HTML, maka Vue JS menggunakan ID, class, atau name untuk menginisialisasikannya.

Framework ini mengalami perkembangan yang pesat, bahkan beberapa perusahaan besar menggunakannya, sebagai contoh Google dan Adobe. Terlepas dari itu, Vue JS pertama kali dikembangkan pada tahun 2013 oleh Evan You yang sebelumnya bekerja di Google dengan menggunakan AngularJS. Hal itulah yang melatarbelakangi seorang Evan You mengembangkan sebuah library yang lebih ringan daripada AngularJS.

Vue.Js adalah Framework untuk Interface Website

Vue.Js adalah framework untuk membangun interface website yang interaktif. VueJS bertujuan memberikan manfaat pengikatan data reaktif dan komponen tampilan yang dapat disusun dengan API yang sesederhana mungkin.

Berbeda dengan framework website lainnya, Vue.Js bukanlah framework yang lengkap. Framework ini hanya berfokus pada tampilan saja. Oleh karena itu, kamu bisa mengambil dan mengintegrasikan dengan framework library lain atau proyek yang sudah ada.

Kamu bisa menulis kode dalam HTML dan Java Script saja. Bahkan, kamu bisa menambahkan CSS, JSX atau TypeScript jika dibutuhkan.

Sistem komponen VueJS bersifat reaktif. Artinya, VueJS mengetahui cara berkomunikasi melalui peristiwa asinkron; misalnya, komponen anak dapat berkomunikasi dengan komponen induknya melalui peristiwa tersebut.

Fitur dalam Vue JS

Berikut ini terdapat beberapa fitur dan komponen yang tersedia dalam Vue JS, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Komponen

Vue dapat memperluas elemen HTML dasar untuk merangkum kode yang dapat digunakan kembali.

  • Template

Vue menggunakan sintaks template yang berbasis HTML yang dapat mengikat DOM yang dirender ke data instans Vue yang menjadi fondasi dasarnya. Template adalah kode yang menjadi fondasi dasar dari komponen dan biasanya itu merupakan sebuah kode program HTML.

  • Reactivity

Vue memiliki sistem reactivity yang menggunakan objek JavaScript biasa dan rendering ulang yang dioptimalkan. Sistem reactivity adalah perubahan data pada bagian tertentu, secara interaktif akan memberikan efek pada bagian yang lainnya.

  • Routing

Routing merupakan suatu kebutuhan dalam pembuatan aplikasi web. Karena, Vue router dapat membantu user saat mengakses laman web melalui browser. Meski, aksesnya itu tidak pada core. Namun, Vue dapat memfasilitasi library yang mendukung dalam perutean aplikasi.

  • Data Binding

Data binding digunakan untuk memanipulasi dan memberikan nilai (value) pada atribut HTML. Sebagai contoh, mengubah style dengan menggunakan bantuan binding directives, yaitu V-Bind.

Vue.Js jadi Framework Favorite Front-End

Setelah mengetahui beberapa fitur utamanya, selanjutnya masuk pada pembahasan terkait keunggulan saat menggunakan framework ini daripada kerangka kerja yang lain:

  • Ukuran yang relatif kecil dibandingkan framework lainnya

Salah satu keuntungan terbesar VueJS adalah ukurannya yang relatif kecil. Ukuran framework ini berkisar antara 18–21KB. Jadi, pengguna tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengunduh dan menggunakannya.

Meskipun berukuran kecil, ini tidak berarti bahwa ia memiliki kecepatan yang rendah. Sebaliknya, VueJS mengalahkan semua framework besar seperti ReactJS, AngularJS, dan EmberJS dalam hal kecepatan.

  • Lebih mudah dipahami

Keuntungan lain dari VueJS adalah framework ini cukup mudah dipahami. Pengguna dapat dengan mudah menambahkan VueJS ke proyek websitenya karena strukturnya yang sederhana.

Entah itu dalam skala kecil maupun besar, kamu dapat mengembangkan website menggunakan framework ini dengan waktu yang lebih singkat. Jika terjadi masalah, kamu dapat dengan mudah melacak blok dengan kesalahan. Semua ini karena strukturnya yang sederhana.

  • Diintegrasikan dengan mudah

Alasan lain mengapa VueJS populer di kalangan website developer adalah proses integrasinya yang mudah dengan aplikasi yang ada. Ini karena VueJS dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi lain yang dibangun dengan JavaScript.

  • Framework yang fleksibel

Dalam praktiknya, VueJS dapat digunakan untuk modular SPA yang besar. Kamu juga bisa menggunakannya untuk membangun bagian kecil yang interaktif untuk diintegrasikan menggunakan teknologi yang berbeda.

Sehingga, framework ini bisa digunakan untuk kebutuhan apa saja. Mulai dari menjadi perpustakaan untuk proyekmu atau framework berfitur lengkap yang digunakan untuk membangun seluruh produk.

  • Framework yang memiliki konvensi bermanfaat

Beberapa solusi yang ditawarkan VueJS adalah dukungan asli untuk hal-hal seperti manajemen keadaan, animasi, dan komponen penyusun. Meskipun ini mungkin terdengar sangat teknis, kesimpulannya sederhana. Mengapa membuang waktu jika kamu bisa menggunakan VueJS untuk menghemat waktu?

Kesimpulan

Jadi Framework ini dapat dimanfaatkan jika kamu adalah seorang front end developer yang ingin membuat interface website lebih interaktif.

Kamu bisa mengembangkan kariermu sebagai front end developer bersama IDStar loh! Yuk segera submit CV kamu disini atau kamu bisa mengirimkan email ke: [email protected] dengan subject: Nama – Front End – 03