fbpx

Cara Mengatasi Beban Kerja

Apakah Kamu pernah merasa kesulitan untuk menyelesaikan pekerjaan di tempat kerja selama ini? Yuk simak Cara Mengatasi Beban Kerja berikut ini

Pada kenyataanya, banyak sekali perusahaan yang melupakan fakta ini ketika mereka ditekan oleh klien atau ada sebuah peluang yang nyata untuk menghasilkan pendapatan lebih banyak lagi. Padahal terlalu banyak bekerja tentu saja akan menyebabkan terganggunya kesehatan dan meningkatkan resiko stres.

Bahkan, menurut sebuah penelitian, sekitar 80% karyawan mengalami stress kerja dan meningkat selama pandemi karena mengkhawatirkan kesehatan mereka. Hal ini merupakan sebuah data statistik yang cukup mengejutkan, tidak hanya menyoroti masalah yang berkembang dalam dunia kerja, tetapi juga mengungkapkan bahwa para kandidat tidak sendirian dalam merasakan hal ini.

Cara Mengatasi Beban Kerja:

1. Tentukan prioritas

Pekerjaan seabrek enggak akan selesai kalau kita enggak bisa memilah mana yang penting untuk diselesaikan terlebih dahulu. Pastinya semua tugas penting sih, makanya harus disesuaikan prioritasnya. Mungkin berdasarkan urutan waktu, atau bisa juga urutan urgensinya. Buatlah to do list setiap kali mau mulai bekerja. Buat daftar tugas untuk hari ini agar kemudian bisa dilihat, pekerjaan mana yang harus didahulukan.

To do list juga akan membuat kita bisa fokus menyelesaikan satu tugas dulu baru kemudian beralih ke tugas lain. Sebaiknya, minimalkan multitasking, karena–percayalah–meski kelihatannya keren, tapi multitasking lebih banyak bikin kita nggak fokus dan membuat hasilnya jadi nggak maksimal.

2. Fokus pada profesionalitas

Kita adalah karyawan sebuah perusahaan–aset perusahaan yang berharga. Tanpa ada kita, perusahaan tidak akan berjalan dengan baik. Inilah sikap profesional yang seharusnya kita punyai sebagai seseorang yang produktif. Ingat, bahwa semakin banyak kontribusi kita, maka secara tim, pasti akan bisa mencapai tujuan baik bersama.

3. Jangan sungkan minta bantuan

Beban kerja ini bisa saja merupakan beban kerja tim dan beban kerja individu. Untuk beban kerja tim, tentu saja, kita harus membaginya dengan tim. Pilahlah tugas-tugas yang ada, lalu delegasikan pada rekan kerja atau bawahan–jika ada–untuk dikerjakan hingga tuntas. Fokuslah pada tugas individu yang harus dikerjakan, dan selalu ingat, bahwa hasil kerja kita akan dinanti oleh orang lain yang tugasnya tergantung pada output yang kita berikan.

Jika memang kita mengalami over workload, jangan sungkan meminta bantuan. Mengatakan bahwa kita tidak sanggup menyelesaikan tugas bukan berarti kita lemah kok. Apalagi jika memang beban kerja kita sudah melebihi kapasitas kita sendiri sebagai karyawan. Ada baiknya untuk segera minta bantuan.

4. Singkirkan pengganggu fokus kerja

Kadang, kalau kita kepikiran sesuatu–apalagi yang sampai menimbulkan stres–akan berpengaruh juga pada kinerja kita di kantor. Akibatnya, akan membuat kita kesulitan untuk menyelesaikan beban kerja, yang mungkin masih belum seberapa. Kalau memang mengalami hal seperti ini, ada baiknya selesaikan dulu masalah kita itu. Seperti masalah keuangan pribadi misalnya.

5. Bikin Timeplan

Timeplan dapat membantu kita menentukan pekerjaan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Di dalam timeplan biasanya berisi tujuan dari project yang sedang kamu kerjakan, due date nya, serta hasilnya. Jika kamu memiliki issue dalam menyelesaikan project, kamu bisa minta bantuan team untuk saling support satu sama lain.

Di IDStar, kami selalu melakukan check point workload dari masing-masing team. Kami selalu membantu sesama team member jika ada yang mengalami issue dalam project yang dikerjakan.

Apakah kamu ingin bergabung dengan IDStar? Yuk langsung submit CV kamu disini