Cara Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi dan Contohnya

Cara meningkatkan efisiensi biaya produksi bisnis

IDstar, IT Consulting Jakarta – Tujuan utama perusahaan atau bisnis tentu mendapatkan keuntungan, di sinilah pentingnya belajar bagaimana cara meningkatkan efisiensi biaya operasional maupun produksi agar keuntugnan yang didapatkan bisa maksimal.

Tentu ada berbagai faktor yang harus ditelisik untuk memastikan bahwa strategi yang dilakukan sudah maksimal untuk mendatangkan keuntungan. Nah, artikel ini akan membahas bagaimana cara meningkatkan keuntungan bisnis dengan meminimalisir biaya operasional tanpa melupakan kualitas output.

Namun, sebelum itu, mari kita review sedikit mengenai pengertian efisiensi biaya, efisiensi biaya produksi, dan pentingnya untuk bisnis.

Apa Itu Efisiensi Biaya Produksi?

Pengertian efisiensi biaya secara umum merujuk pada upaya meminimalkan biaya sambil memaksimalkan hasil. Sementara itu, efisiensi biaya operasional fokus pada biaya yang terkait dengan proses operasional suatu bisnis.

Langkah efisiensi ini termasuk segala sesuatu yang ada dalam perusahaan mulai dari produksi, pemasaran, hingga manajemen sumber daya manusia.

Efisiensi biaya operasional cukup penting karena berkontribusi langsung pada margin keuntungan. Dengan mengelola biaya operasional secara efisien, perusahaan dapat meningkatkan keuntungan tanpa harus meningkatkan harga jual atau volume penjualan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendefinisikan efisiensi biaya operasional sebagai sejumlah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk melaksanakan kegiatan pokoknya, seperti biaya penjualan dan administrasi, yang bertujuan untuk mendapatkan pendapatan dan keuntungan. Biaya operasional mencakup berbagai aspek seperti pajak, penggajian, transportasi, amortisasi, tunjangan karyawan, sewa, dan perbaikan.

Contoh nyata dari penerapan efisiensi operasional dapat dilihat pada perusahaan seperti Google dan Toyota, yang masing-masing menggunakan kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan data center dan menerapkan metodologi lean manufacturing dalam proses produksi mereka​

IDstar Bisa Membantu Anda untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi dengan Teknolog RPA. Hilangkan Kesulitan dalam Mengerjakan Tugas Rutin dengan Bantuan RPA. Alokasikan Tenaga Kerja untuk Hasil yang Maksimal. Konsultasi dengan Kami, GRATIS!

Cara Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi

Meningkatkan efisiensi bisnis

Ada berbagai cara untuk meningkatkan efisiensi biaya perusahaan. Kami akan memberikan 5 langkah yang bisa bisnis Anda tempuh untuk menghemat biaya produksi, yaitu:

1. Audit Biaya Secara Berkala

Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja biaya yang telah dikeluarkan perusahaan selama ini, maka penting melakukan audit biaya secara berkala.

Melakukan audit biaya secara berkala membantu perusahaan mengidentifikasi area mana yang menghabiskan biaya paling banyak dan bagaimana biaya ini dapat dikurangi tanpa mengurangi kualitas output.

Misalnya, audit perusahaan dalam kasus penggunaan energi, perusahaan dapat mengeksplorasi alternatif seperti panel surya atau lampu LED yang lebih hemat energi.

Audit ini juga dapat menyoroti biaya tidak langsung, seperti kebocoran atau keusangan peralatan, yang sering terlewatkan namun bisa berdampak signifikan pada biaya jangka panjang.

2. Gunakan Teknologi Otomasi

Perkembangan teknologi telah banyak membantu berbagai aspek kehidupan, utamanya bisnis. Salah satu teknologi yang bisa diadaptasi adalah otomasi alias automation. Penerapan teknologi otomasi tidak hanya mengurangi beban kerja manusia tetapi juga meningkatkan akurasi dan konsistensi output.

Misalnya, perusahaan perbankan yang biasanya melakukan penginputan data manual banyak menghabiskan waktu. Nah, dengan penerapan automation (RPA), penginputan data bisa dilakukan secara otomatis dan konsisten tanpa ada lagi human error. Sehingga, kualitas bisa lebih maksimal dengan waktu dan penggunaan tenaga kerja yang efisien.

Baca juga: 9 Teknologi Ampu Meningkatkan Produktivitas Karyawan

3. Manfaatkan Outsourcing

Penggunaan outsourcing ternyata cukup memberikan dampak efisiensi maksimal pada bisnis. Tenaga kerja outsourcing bisa dimanfaatkan untuk mengerjaan tugas-tugas non inti maupun project jangka pendek.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan mungkin meng-outsource layanan kebersihan daripada memiliki tim kebersihan internal, yang mengurangi biaya tenaga kerja dan manajemen.

Selain itu, contoh untuk perusahaan yang sedang menjalankan transformasi digital, perlu untuk mendatangkan outsource untuk mengerjakan project digitalisasi dibandingkan harus merekrut dan menjadikannya tim internal.

4. Kurangi Biaya Overhead

Anda juga bisa lebih jeli melihat aspek mana saja yang ternyata memberikan dampak overhead pada biaya. Misalnya saja,

Mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan dalam setiap aspek operasional, mulai dari penggunaan sumber daya hingga manajemen waktu, sangat penting.

Misalnya, memperbaiki proses manufaktur untuk mengurangi limbah bahan baku, atau mengimplementasikan kebijakan cetak hanya saat perlu untuk mengurangi pemborosan kertas.

5. Berikan Pelatihan Karyawan

Karyawan yang terlatih dengan baik lebih efisien. Pelatihan yang fokus pada peningkatan keterampilan dan penggunaan sumber daya secara efisien dapat membantu mengurangi biaya operasional. Maka dari itu, jangan ragu untuk memberikan pelatihan pada karyawan guna untuk meningkatkan efisiensi.

Sebagai contoh, pelatihan karyawan untuk penggunaan perangkat lunak RPA, dibanding membiarkan karyawan belajar otodidak yang menghabiskan banyak waktu, lebih baik memberikan pelatihan tentang RPA agar bisa mengoperasionalkan software RPA dengan cermat, tepat, dan cepat.

Pelatihan tentang penggunaan perangkat lunak dapat mempercepat proses kerja, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas.

Baca juga: Cara RPA Meningkatkan Penjualan Bisnis

Cara Menghitung Efisiensi Produksi

Menariknya, untuk mempermudah mengaudit biaya produksi, Anda bisa menghitung efisiensi produksi dengan rumus mutlaknya.

Cara menghitungnya pun sangat sederhana, yakni melakukan pembagian antara output aktual dengan output maksimal dan dikalikan dengan angka 100%.

Contoh Perhitungan:

Misalkan sebuah pabrik manufaktur menghabiskan total input (termasuk bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya operasional lainnya) sebesar $100.000 untuk memproduksi barang. Dari proses produksi ini, pabrik tersebut berhasil menghasilkan barang yang dapat dijual dengan total nilai $150.000.

Langkah 1: Identifikasi Input dan Output

  • Input (Biaya Produksi) = $100.000
  • Output (Nilai Penjualan Barang) = $150.000

Langkah 2: Gunakan Rumus Efisiensi

Efisiensi = (Output / Input) × 100%Efisiensi=150.000/100.000×100%

Langkah 3: Lakukan Perhitungan

Efisiensi=1.5×100%
Efisiensi=150%

Interpretasi:

Efisiensi biaya produksi pabrik ini adalah 150%. Ini berarti bahwa untuk setiap dolar yang dihabiskan dalam produksi, pabrik menghasilkan nilai penjualan 1,5 kali dari biaya tersebut. Efisiensi lebih dari 100% menunjukkan bahwa perusahaan berhasil menghasilkan output yang bernilai lebih dari biaya yang dikeluarkan untuk produksinya.

Efisiensikan Biaya Operasional Bisnis dengan RPA

Meningkatkan efisiensi biaya operasional bisnis dengan RPA

Dalam era digital yang serba cepat ini, efisiensi operasional bisnis adalah kunci utama dalam mempertahankan keunggulan kompetitif. Di sinilah Robotic Process Automation (RPA) dari IDstar berperan, sebuah solusi revolusioner yang dapat mengubah cara bisnis Anda beroperasi.

RPA, atau Robotic Process Automation, adalah teknologi yang memungkinkan automasi proses bisnis dengan menggunakan “robot” atau software yang dapat meniru dan mengintegrasikan tindakan manusia dalam berinteraksi dengan sistem digital. RPA dari IDstar khusus dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi operasional, mengurangi beban kerja manual, dan meningkatkan akurasi dan kecepatan proses bisnis.

Baca juga: 10 Manfaat Menggunakan Konsultan IT untuk Bisnis

Dengan penggunaan teknologi otomasi RPA, memungkinkan bisnis Anda menjadi lebih efisien dalam penggunaan biaya operasional karena beberapa tugas dapat diotomatisasikan dengan perangkat lunak.

Namun, sebelum memutuskan menggunakan RPA, ada baiknya diskusikan terlebih dahulu berkonsultasi soal bagaimana sistem operasional bisnis Anda dan apa saja kebutuhan automation Anda agar penggunaan teknologi bisa cepat dan memberikan dampak maksimal.

Yuk, cari tahu bagaimana IDStar dapat membantu bisnis Anda.

Hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan Anda, sekarang juga!

contact us
Rate this post

Share

Chat Us