Mengenal UI UX Design Dan Fungsinya Di Era Digital

Mengenal UI UX Design Dan Fungsinya Di Era Digital

Manfaat UI UX Design Di Website Dalam Era Digital

UI UX Design adalah dua akronim mirip namun tidak sama, UI merupakan singkatan dari User Interface sedangkan UX adalah singkatan dari User Experience. Lihat bagaimana kedua konsep ini dibandingkan dari perspektif digital marketing:

Apa Yang Dimaksud Dengan UX?

Kami senang Anda bertanya, karena UX (User Experience) adalah komponen penting mutlak dari website dan mobile app. Ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana pengalaman audiens saat mengunjungi website: itu harus mudah digunakan dan memberi mereka informasi yang Anda ingin mereka miliki.

UX juga mencakup emosi visitor website, tanggapan terhadap produk dan layanan perusahaan yang tersedia di web page.
Singkatnya, User Experience mencakup hampir semua pengalaman pengunjung saat mereka berinteraksi dengan website maupun mobile app.

Apa Itu UI?

UI atau User Interface dalam istilah teknis adalah “titik interaksi dan komunikasi manusia-komputer dalam sebuah perangkat.” Dalam bahasa sederhana, yang dimaksud dengan “titik” ini adalah mouse, keyboard, dan screen Anda. UI juga digambarkan sebagai bagaimana pengguna berinteraksi dengan mobile app atau website dan, sebagai hasilnya, berarti bahwa banyak perusahaan sekarang lebih fokus pada UI karena konsep ini bekerja untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Bagaimana UI dan UX Saling Terhubung?

Pertanyaan bagus lainnya, UI UX Design adalah konsep yang benar-benar saling terhubung satu sama lain.
Banyak perusahaan sekarang mengetahui pentingnya memastikan bahwa semua tools – aplikasi, screen, keyboard – yang membantu Anda mengakses Internet benar-benar mudah digunakan. Ini membuatnya agar pengalaman pengguna Anda begitu berada di website tertentu menjadi luar biasa.

Kapan UI UX Design Menjadi Penting Dalam Era Digital?

UI UX Design adalah komponen yang cenderung hanya berurusan dengan website atau mobile app khususnya desainnya. Ini mencakup tampilannya dan seberapa mudah – atau tidak – penggunaannya. Saat kami mengatakan “penggunaannya”, yang kami maksud adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk download pages (di semua browser dan devices seperti smartphone – lihat bagaimana UI saling terhubung dengan UX!?) betapa mudahnya menavigasi dan menemukan apa yang mereka cari, seberapa baik dioptimalkan sehingga visitor benar-benar dapat menemukan web page ketika mereka melakukan pencarian online, dan memastikannya dirancang dengan mempertimbangkan audiens yang Anda targetkan. Artinya, Anda ingin memastikan website Anda membantu prospek Anda dalam proses buyer’s journey.

Bagaimana Agar UI UX Design Saling Saling Mendukung Di Website?

Bagaimana menghubungkan UI UX Design adalah dengan bertanya atau memahami dua role pekerjaan yang dilakukan UI Designer dan UX Designer (adakalanya Anda menemukan kedua skill dalam satu orang dan disebut sebagai UI UX Designer) yang akan bekerja bersama.

UX Designer akan memutuskan bagaimana pengalaman pengguna akan bekerja sementara teman mereka, UI Designer, akan menangani bagaimana tampilan interface untuk pengguna. Ini adalah proses yang sangat kolaboratif, tentu saja, karena UX expert akan membuat bagaimana user akan dinavigasi saat berkunjung ke website atau aplikasi mobile, dll.., memastikan interface memudahkan kebutuhan pengunjung untuk dipenuhi. Sementara itu, desainer UI akan mengerjakan bagaimana semua elemen interface terlihat di layar.

6 Fungsi UI UX Design Di Channel Digital Marketing

Mengenal UI UX Design Dan Fungsinya Di Era Digital
UI UX Design adalah bagian integral dari puzzle digital marketing, ada hubungan langsung antara user interface, marketing, dan experience yang tidak dapat diabaikan dalam proses website development.

Desain UI/UX yang tepat dapat meningkatkan ROI (Return on Investment), jadi penting untuk mengetahui bagaimana desain UI/UX dapat memengaruhi strategi pemasaran digital Anda.

Elemen UI (User Interface)

Salah satu elemen terpenting yang dapat diterapkan oleh desainer dalam merancang UI UX Design adalah kerangka website yang indah. User Experience dimulai setelah konsumen melihat website atau mobile app dan dapat memindai fitur-fiturnya secara visual berdasarkan tampilan. Desainer UI tahu bahwa “menilai buku dari sampulnya” sangat penting karena itu adalah kesan pertama yang dimiliki audiens tentang bisnis Anda.

1. Warna

Psikologi warna sangat penting dalam marketing dan website development. Desainer membentuk asumsi item berdasarkan warna yang dikaitkan dengan produk. Misalnya, biru dan putih digunakan untuk kepercayaan diri dan security. Tidak heran PayPal memilih warna ini karena membuat pelanggan merasa percaya dan aman (yang bagus untuk bisnis yang menyimpan uang dengan aman).

2. Value

Dalam hal ini, produk atau layanan harus memiliki nilai bagi audiens Anda, dan nilai ini cenderung ditampilkan secara visual di website. Aturan nomor satu dari strategi produk digital adalah memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan audiens Anda. Menggunakan tombol CTA yang menarik di sekitar website yang ditautkan ke Google Analytics akan memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang jumlah audiens memiliki menjalin keterikatan dengan website setiap hari.

3. Reliability

Prospek audiens tidak ingin menelusuri website terus-menerus crash atau redirect ke web page yang tidak meyakinkan untuk diklik. Setiap tombol harus memiliki tempat yang memenuhi ekspektasi pengunjung website. Jika tidak, hubungan antara navigasi, fungsionalitas, dan marketing akan terputus.

Inilah sebabnya mengapa penting untuk Hire Remote UI UX Designer terbaik, karena UI UX Design adalah salah satu faktor terpenting dalam website atau mobile app untuk menavigasi prospek audiens. Jika Anda membuat website sulit dinavigasi, pelanggan itu kemungkinan akan hilang selamanya.

Elemen UX (User Experience)

UX atau User Experience adalah seberapa sukses customer Anda dapat menavigasi website (tetapi jangan lupa tentang daya tarik keseluruhan, di situlah UI masuk). Komponen marketing di sini mungkin tidak sejelas elemen UI. Mari kita lihat beberapa contoh.

4. Mobile Experience

Website yang tidak mobile friendly berpotensi kehilangan lebih dari 50% basis audiensnya. Perhatian khusus terhadap konsep UI UX Design adalah cara terbaik untuk memastikan versi desktop dan mobile dapat diandalkan, modern dan berfungsi maksimal. Dilansir dari Bank My Cell, di 2022 pengguna mobile mencapai 6.648 Juta atau setara 83.72% populasi pengguna smartphone di dunia, sangat mudah untuk melihat mengapa website yang tidak mobile friendly akan menyulitkan strategi marketing. User harus dapat melakukan pembelian dan mengirim email dengan mudah dari smartphone mereka.

5. Kecepatan

47% pengguna mengharapkan website load dalam dua detik. Lima detik terlalu lambat. Jika audiens mencoba berinteraksi dengan website yang lebih lambat dari itu, mereka akan mengklik dan kemungkinan tidak akan pernah kembali.

Dengan pemahaman bahwa UI UX Design adalah faktor yang akan berdampak pada digital marketing, melalui desainnya seorang UX Designer akan mencoba mengurangi jumlah data yang digunakan website dalam proses loading dengan mengurangi video, gambar, dan efek di halaman depan.

6. Konten

Di era digital, pelanggan adalah raja dan konten adalah ratu. Konten di website Anda adalah cara lain yang brilliant sebagai channel digital marketing karena membawa “trafik” yang menginginkan value dari tulisan.

Create dan delivery konten telah berkembang menjadi industri lain yang disebut content marketing, dan memungkinkan untuk menjual apa pun dengan bantuan kata-kata tertulis. Jika Anda dapat meyakinkan customer bahwa apa yang mereka beli akan meningkatkan kehidupan mereka dan kemudian menggunakan cara cerdas untuk mengarahkan mereka ke halaman pembayaran atau halaman arahan, Anda akan menghasilkan lebih banyak penjualan.

Rate this post

Share

Chat Us