TaaS atau Automation Testing untuk Bisnis, Pilih Mana?

TaaS atau Automation testing

IDStar, IT Consulting Jakarta – Testing as a Services (TaaS) dan Automation Testing merupakan dua cara pengujian atas project, software, aplikasi, atau web yang sedang dikembangkan oleh sebuah bisnis.

Namun, antara kedua cara tersebut, masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda. TaaS dan Automation Testing merupakan cara paling efisien yang bisa dilakukan bisnis agar produk atau layanan yang sedang dikembangkan berjalan dengan sempurna.

Lalu, apa perbedaan antara TaaS dan Automation testing? Seperti apa kelebihan dan kekurangannya masing-masing dan bagaimana cara menentukan metode yang terbaik untuk bisnis? Yuk, simak artikelnya sampai habis!

Perbedaan Testing as a Services dan Automation Testing

perbedaan TaaS dan Automation testing

Sederhananya, perbedaan utama antara Testing as a Service (TaaS) dan Automation Testing terletak pada pendekatan, skala, dan kendali yang dimiliki oleh bisnis dalam melakukan pengujian software yang sedang dikembangkan.

Secara pengertian, TaaS merupakan layanan pengujian yang disediakan oleh pihak ketiga (outsourcing/consultant), di mana perusahaan dapat mengoutsourcing seluruh proses pengujian kepada penyedia atau pihak ketiga. Dalam TaaS, perusahaan akan mengandalkan seorang quality assurance (QA) dari vendor, yang bertanggungjawab mengelola infrastruktur, alat testing, hingga pelaksanaan pengujian secara keseluruhan.

Sementara itu, Automation Testing adalah pendekatan di mana perusahaan mengembangkan dan menjalankan skrip otomatis atau bot untuk menguji software yang sedang dikembangkan. Penggunaan automation testing memberikan kontrol yang lebih besar kepada perusahaan dalam hal pengujian, kustomisasi, dan integrasi dengan infrastruktur dan alat yang ada.

Agar lebih memahami soal perbedaan kedua pendekatan ini, kamu bisa melihat kelebihan dan kekurangan dari pengugnaan TaaS dan Automation Testing untuk bisnis.

Baca juga: Mengapa Konsultan IT IDStar Jadi Pilihan Terbaik untuk Bisnis?

IDstar merupakan IT Consultant yang menyediakan layanan TaaS dan juga Automation Testing yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis klien. Butuh konsultasi terkait keduanya? Yuk, konsultasi secara gratis dengan klik link ini

Kelebihan dan Kekurangan Testing as a Service dan Automation Testing

Kelebihan dan kekurangan TaaS dan Automation testing

Setelah mengetahui definisi masing-masing, agar lebih paham mari kita bedah perbedaan mendasar dengan mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari kedua testing tersebut. Berikut penjelasannya:

Aspek TaaS (Testing as a Service) Automation Testing
Kelebihan
1. Skalabilitas TaaS dapat dengan cepat dan mudah diubah ukurannya sesuai kebutuhan, mengizinkan bisnis untuk menguji lebih banyak fitur dalam waktu yang singkat. Automation testing juga dapat diubah ukurannya, namun mungkin memerlukan pengaturan awal yang lebih rumit.
2. Akses ke Sumber Daya TaaS memberikan akses langsung ke infrastruktur dan alat pengujian yang ada, mengurangi biaya investasi awal. Automation testing memerlukan pengembangan dan pemeliharaan alat pengujian yang mungkin memerlukan investasi awal yang lebih besar.
3. Fleksibilitas TaaS memungkinkan perusahaan untuk fokus pada pengembangan produk sambil outsourcing pengujian kepada penyedia layanan yang ahli. Automation testing memberikan kontrol lebih besar kepada perusahaan dalam hal perangkat lunak pengujian.
4. Kecepatan TaaS biasanya dapat mempercepat siklus pengujian karena infrastruktur dan alat pengujian sudah siap digunakan. Automation testing juga dapat mempercepat pengujian, tetapi memerlukan waktu untuk pengembangan awal.
5. Kualitas Hasil TaaS mungkin memberikan hasil yang lebih baik jika dilakukan oleh penyedia layanan yang berpengalaman dalam pengujian. Hasil dari automation testing dapat tergantung pada kualitas script pengujian yang dibuat.
6. Biaya Operasional TaaS dapat mengurangi biaya operasional karena perusahaan hanya membayar untuk layanan yang digunakan. Automation testing mungkin memiliki biaya operasional yang lebih tinggi terkait dengan pengembangan dan pemeliharaan script pengujian.
7. Keahlian TaaS mengandalkan keahlian penyedia layanan dalam pengujian, menghilangkan kebutuhan untuk mengembangkan keahlian internal. Automation testing memerlukan tim yang memiliki keahlian dalam pengembangan script pengujian.
8. Penyediaan Cepat TaaS dapat diimplementasikan dengan cepat karena infrastruktur dan alat pengujian sudah tersedia. Implementasi automation testing mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk pengembangan script dan integrasi dengan alat pengujian yang ada.

Baca juga: 10 Cara Meningkatkan Penjualan Bisnis dengan Automation

Kekurangan TaaS (Testing as a Service) Automation Testing
1. Ketergantungan Bergantung pada penyedia layanan TaaS, yang dapat menyebabkan ketergantungan dan kurangnya kontrol. Memberikan kontrol lebih besar kepada perusahaan, tetapi memerlukan sumber daya internal.
2. Keamanan Data Keamanan data mungkin menjadi masalah jika pengujian dilakukan di luar perusahaan. Keamanan data lebih mudah diatur dalam automation testing karena dilakukan secara internal.
3. Biaya Jangka Panjang Biaya jangka panjang TaaS dapat meningkat jika pengujian dilakukan secara terus-menerus. Meskipun memerlukan investasi awal yang lebih besar, automation testing dapat lebih ekonomis dalam jangka panjang.
4. Kesesuaian Regulasi TaaS mungkin menghadapi kendala dalam memenuhi persyaratan regulasi tertentu. Automation testing dapat lebih mudah disesuaikan dengan persyaratan regulasi perusahaan.
5. Integrasi Sistem Integrasi TaaS dengan sistem internal perusahaan mungkin lebih rumit. Automation testing dapat diintegrasikan lebih baik dengan infrastruktur dan alat yang sudah ada.
6. Kelangkaan Sumber Daya TaaS mungkin mengalami kendala dalam ketersediaan sumber daya pengujian pada saat tertentu. Automation testing memberikan kontrol lebih besar atas sumber daya yang digunakan.
7. Pembayaran Berulang TaaS mengharuskan pembayaran berulang untuk setiap pengujian, yang dapat meningkatkan biaya seiring berjalannya waktu. Automation testing memerlukan biaya investasi awal tetapi mungkin lebih ekonomis dalam jangka panjang.
8. Kendala pada Kustomisasi TaaS mungkin memiliki keterbatasan dalam hal kustomisasi pengujian sesuai kebutuhan bisnis. Automation testing memberikan fleksibilitas lebih besar untuk kustomisasi pengujian sesuai kebutuhan.

IDStar, Penyedia Layanan TaaS dan Automation Testing

Bagi kamu yang sedang mengembangkan project yang berkaitan dengan software, aplikasi, web, atau lainnya dan bingung menentukan menggunakan TaaS atau Automation Testing, kamu bisa berkonsultasi dengan kami.

IDStar merupakan perusahaan IT Consultant dan Penyedia Intelligent Automation yang menyediakan layanan TaaS dan Automation Testing sekaligus melalui RPA.

Kamu bisa berkonsultasi terkait kebutuhan perusahaan dan kami akan memberikan solusi terbaik yang paling menguntungkan serta efisien untuk bisnis kamu. Tunggu apa lagi? Yuk, konsultasikan sekarang!

Yuk, cari tahu bagaimana IDStar dapat membantu bisnis Anda.

Hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan Anda, sekarang juga!

contact us
Rate this post

Share

Send Message
Chat with us
Hi IDstar! I want to know more about your services