Cara Mengatasi Human Error dalam Bisnis Paling Ampuh!

mengatasi human error

IDstar, IT Consulting Jakarta – Human error merupakan kesalahan manusia yang disebabkan oleh banyak faktor. Dalam dunia kerja, human error kerap kali terjadi dan berdampak pada performa bisnis atau perusahaan. Maka dari itu, perusahaan harus mampu mencegah atau setidaknya meminimalisir terjadinya human error dalam bisnis.

Ya, human error memang sebuah hal lumrah dalam bisnis, namun jika intensitasnya tidak selalu berulang, Yang berbahaya adalah ketika human error itu terus terjadi dengan frekuensi lebih sehingga berdampak buruk pada perusahaan.

Artikel ini akan membahas secara tuntas bagaimana cara mengatasi human error dalam bisnis. Mulai dari cara manual hingga dengan menggunakan teknologi. Baca artikelnya lebih lanjut.

Cara Mengatasi Human Error di Perusahaan

cara mengatasi human error

Mari kita bahas tentang cara mengatasi human error, mulai dari cara manual hingga spesifik ke penggunaan teknologi terkini.

1. Identifikasi sumber masalah

Langkah pertama Anda sebagai pemilik atau pemangku kepentingan harus mengidentifikasi sumber masalah mengapa human error bisa terjadi. Anda perlu mencari tahu apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan di lingkungan kerja.

Kumpulkan data tentang kesalahan yang terjadi, termasuk kapan, di mana, dan dalam konteks apa kesalahan tersebut terjadi. Lakukan analisis untuk menentukan akar penyebab kesalahan. Ini bisa melibatkan wawancara dengan karyawan yang terlibat, pengamatan proses kerja, dan review dokumentasi terkait.

Carilah pola atau kecenderungan yang mungkin menunjukkan penyebab umum kesalahan, seperti kelelahan karyawan, kurangnya pelatihan, atau prosedur. Libatkan karyawan dalam diskusi tentang kesalahan yang terjadi. Mereka mungkin memiliki perspektif berharga atau menyadari faktor yang tidak jelas bagi manajemen.

Baca juga: Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan Ampuh

2. Gunakan teknologi RPA

Pernah mendengar kata RPA? Ya, singkatnya, RPA merupakan teknologi yang digunakan untuk mengotomatisasikan tugas-tugas berulang. Biasanya, tugas berulang yang dilakukan oleh manusia rentan mengalami human error. Sebab, kelelahan dan kebosanan menjadi faktor terbesar human error terjadi.

Nah, dengan RPA, tugas berulang tersebut bisa diotomasi dengan robot sehingga tidak ada lagi human error yang terjadi karena semua sudah diset sedemikian rupa dan dieksekusi secara konsisten oleh robot.

Selain itu, dengan mengotomatiskan tugas-tugas berulang, RPA membantu meningkatkan efisiensi operasional. Proses yang sebelumnya memakan waktu dan sumber daya manusia sekarang dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan akurat oleh robot RPA.

Ingin mengotomasikan tugas berulang pada operasional bisnis Anda? Gunakan RPA segera. Hubungi Kami untuk berdiskusi tentang RPA apa yang cocok untuk kebutuhan bisnis Anda dengan klik link ini.

RPA dapat digunakan di berbagai sektor untuk berbagai tujuan, seperti penyaringan CV untuk perusahaan rekruter hingga otomatisasi layanan pelanggan dan pengolahan data penjualan.

Baca juga: Apa Itu Teknologi Automation, Jenis, Manfaat & Contohnya

3. Berikan pelatihan rutin karyawan

Terjadinya human error seringkali terjadi karena kurangnya pemahaman karyawan dengan trend terbaru atau bahkan pekerjaannya sendiri. Untuk mengatasi human error ini, diperlukan pelatihan rutin kepada karyawan agar bisa update dengan perkembangan teknologi terkini.

Pelatihan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pekerjaan karyawan, termasuk pelatihan teknis, prosedural, maupun soft skills yang relevan dengan tugas mereka.

Tak hanya itu, pelatihan harus mencakup perkembangan terbaru di industri, termasuk teknologi baru, peraturan, dan praktik terbaik.

Setelah pelatihan, lakukan evaluasi untuk mengukur efektivitas dan efek pelatihan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Gunakan umpan balik ini untuk meningkatkan program pelatihan selanjutnya.

4. Evaluasi berkala

Selanjutnya untuk mengatasi human error pada bisnis adalah mlakukan evaluasi berkala pada kinerja karyawan. Evaluasi berkala terhadap kinerja karyawan dan proses kerja membantu mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan mengurangi kesalahan.

Evaluasi ini termasuk mengevaluasi kemampuan mereka dalam menyelesaikan tugas dan tingkat efisiensi mereka dalam pekerjaan.

Lakukan evaluasi proses kerja untuk menentukan apakah ada langkah yang tidak efisien atau rentan terhadap kesalahan yang dapat ditingkatkan atau diotomatisasi.

Selanjutnya, gunakan hasil evaluasi untuk mengembangkan rencana tindak lanjut. Ini mungkin termasuk pelatihan tambahan, perubahan dalam proses kerja, atau implementasi alat dan teknologi baru.

5. Pekerjaan karyawan yang memang ahli

Banyak perusahaan yang mempekerjaan karyawan yang sebenarnya tidak ahli dalam jobdesk yang diberikan. Perusahaan memutuskan ini biasanya karena pertimbangan budget. Perusahaan lebih memilih mempekerjakan seseorang yang tidak ahli demi menekan budget operasional. Padahal, lebih baik membayar mahal karyawan yang memang ahli agar output yang dihasilkan lebih maksimal.

Anda dapat mempekerjakan ahli dengan menggunakan outsource perusahaan yang memang ahli di bidangnya. Misalnya, untuk mempekerjaan karyawan keahlian IT Anda bisa memilih karyawan dari IDstar selaku perusahaan outsource yang memang ahli di bidang IT.

Nah, dengan memastikan bahwa pekerjaan dilakukan oleh orang yang tepat, dapat mengurangi risiko kesalahan yang sering terjadi ketika seseorang diberikan tugas di luar keahlian mereka. Ini meningkatkan kualitas hasil kerja dan keandalan proses.

Baca juga: IT Outsourcing Terbaik Jakarta, Mengapa IDstar?

6. Bekerjasama dengan konsultan

Bekerjasama dengan perusahaan konsultan juga bisa membantu Anda meminimalisir terjadinya human error. Perusahaan konsultan bisa membantu Anda mengidentifikasi letak atau pola human error yang terjadi serta memberikan rekomendasi pada Anda terkait tindakan yang harus dilakukan.

Konsultan sering memiliki keahlian spesifik dalam bidang tertentu, seperti manajemen risiko, efisiensi operasional, atau teknologi tertentu. Keahlian ini dapat sangat berharga dalam menemukan solusi yang efektif untuk mengurangi human error.

Konsultan biasanya memiliki pengalaman bekerja dengan berbagai organisasi dan situasi, memungkinkan mereka untuk menerapkan praktik terbaik dan pembelajaran dari berbagai kasus.

Baca juga: Mengapa Konsultan IT IDStar Jadi Pilihan Terbaik untuk Bisnis?

Bagaimana RPA Mengurangi Human Error pada Bisnis

Sudah dijelaskan di awal bahwa salah satu cara mengurangi human error dalam bisnis adalah menggunakan teknologi automation (RPA). Sub judul kali ini akan fokus membahas bagaimana RPA bisa mengurangi human error pada bisnis.

1. RPA meningkatkan akurasi

Bot RPA dirancang untuk melakukan tugas dengan akurasi tinggi tanpa dipengaruhi oleh faktor manusia seperti kelelahan atau kehilangan konsentrasi. Ini memastikan bahwa tugas dilakukan secara konsisten dan akurat setiap waktu

2. RPA mengurangi beban kerja

Dengan mengotomatiskan pekerjaan berulang, RPA memungkinkan karyawan untuk fokus pada tugas yang lebih strategis dan kreatif. Ini tidak hanya mengurangi beban kerja tetapi juga meningkatkan produktivitas keseluruhan.

3. RPA megurangi risiko karena kurangnya pengetahuan

RPA membantu mengurangi risiko human error yang terjadi karena kurangnya pengetahuan atau keahlian dalam pengoperasian sistem tertentu. Bot dapat diprogram untuk menangani proses spesifik dengan tepat.

4. RPA mengambil alih tugas repetitif

RPA mengotomatiskan tugas-tugas repetitif yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dengan menghilangkan intervensi manusia dalam tugas seperti entri data dan pengolahan transaksi, RPA mengurangi risiko kesalahan manusia seperti kesalahan ketik atau memasukkan data ke field yang sala​h.

Kesimpulan

Human error merupakan hal yang wajar dalam bisnis, tapi tidak untuk selalu diwajarkan. Keputusan pemangku kepentingan perusahaan sangat dibutuhkan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan manusia demi memaksimalkan produktivitas bisnis.

Penggunaan teknologi dan proses digitalisasi bisnis sangat penting untuk menghurangi human error. Misalnya, menggunakan teknologi RPA.

Banyak perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitas dengan pengaplikasian teknologi RPA pada proses bisnisnya. Jika Anda ingin mengimplementasikan hal serupa, Anda bisa berkonsultasi dengan Kami secara Gratis!

Kami akan memberikan rekomendasi teknologi yang cocok yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Yuk, konsultasikan kebutuhan Anda segera.

Yuk, cari tahu bagaimana IDStar dapat membantu bisnis Anda.

Hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan Anda, sekarang juga!

pexels-photo-3182812-1024x683_11zon

Share

IDStar Insights

Related Insights

Send Message
Chat with us
Hi IDstar! I want to know more about your services