Ketahui 4 Hal Ini Sebelum Hire Business Analyst!

4 Tips Wajib Diketahui Sebelum Hire Business Analyst

4 Tips Wajib Diketahui Sebelum Hire Business AnalystDalam beberapa tahun terakhir ini, teknologi telah mengubah cara kita berinteraksi, cara kita menjalankan bisnis, cara kita berbelanja, dan cara kita hidup dan bekerja. Perusahaan di seluruh dunia menyadari pentingnya teknologi untuk menjadi unggul dalam kompetisi, menciptakan strategi inovatif dan meningkatkan pertumbuhan bisnis.

Manfaat implementasi teknologi yang berdampak pada efisiensi, business culture, customer relationship dan menemukan peluang baru, dapat direalisasikan dengan Hire Business Analyst yang tepat. Seorang Business Analyst yang memiliki pengetahuan tentang industri tertentu atau pemahaman atas masalah bisnis dapat berperan maksimal sebagai jembatan antara bisnis (pemilik kebutuhan) dengan solusi teknologi yang akan direkomendasikan.

Namun kesalahan dalam proses rekrutmen menjadikan kandidat Business Analyst yang tepat memilih perusahaan lain, atau beberapa perusahaan Hire Business Analyst secara prematur sehingga lupa menimbang beberapa opsi dalam menemukan kandidat potensial.

Berikut ini 4 hal yang perlu dipertimbangkan sebelum hire business analyst dalam menemukan kandidat untuk peran sebagai pemikir strategis yang mendorong perubahan dalam bisnis.

Kandidat Memiliki Skill Komunikasi

Seorang business analyst biasanya terlibat dalam diskusi kritis tentang sistem bisnis perusahaan. Skill komunikasi merupakan satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih kandidat. Business Analyst akan sering berinteraksi dengan orang-orang dalam proyek perusahaan, ibaratnya menjadi communication channel antara stakeholders dan tim yang mengerjakan proyek.

Jika Business Analyst yang perusahaan rekrut bukanlah negosiator kompeten dan tidak nyaman bertanya kepada pemangku kepentingan (stakeholders) terkait apa yang ingin mereka capai dengan sistem perusahaan, IT Talent tersebut akan merasa pekerjaan itu sulit untuk dilaksanakan dengan baik.

Business Analyst juga perlu berkomunikasi secara intens dan rutin dengan semua anggota tim proyek, menanggapi pertanyaan mereka dan membuat mereka memahami pentingnya pekerjaan yang ada, dan kapan mereka diharapkan untuk menyelesaikannya.

Berpikir Analitis dan Kreatif

Seperti namanya, seorang business analyst harus berpikir analitis. Sebelum hire business analyst untuk organisasi Anda, pastikan calon kandidat memiliki kemampuan berpikir analitis yang kuat, dapat melakukan analisis dari grafik dan data, serta dapat membuat kesimpulan dari analisis tersebut.

Kandidat business analyst harus mampu melihat industri atau bisnis dari perspektif yang luas, seseorang yang dapat memperkirakan tujuan besar (melihat peluang) dari keadaan yang tampaknya sederhana dan biasa saja.

Business Analyst yang organisasi butuhkan adalah seseorang yang banyak akal (kreatif), mau belajar dari kesalahan, dan memanfaatkan keterampilan dan pengetahuan anggota tim.

Saat perusahaan hire business analyst yang kreatif, IT Talent tersebut tidak hanya membantu bisnis untuk tetap berada di depan para pesaingnya, tetapi juga membantu organisasi terhubung dengan peluang yang akan menguntungkan bisnis di masa depan.

Memiliki Pengalaman Dalam Peran (Roles) Tertentu

Saat hire business analyst, Perusahaan harus mencari seseorang yang mampu bekerja sama dengan berbagai departemen dan pemangku kepentingan di organisasi.

Pertimbangkan kandidat yang telah memulai karir business analyst di industri yang sama dengan bisnis Anda atau pernah menjadi anggota tim dalam proyek yang mirip dengan proyek yang akan dikerjakan, atau minimal kandidat IT Talent memahami konsep dasar yang membuat bisnis tergerak.

Mempekerjakan seseorang yang berpengetahuan luas di bidang tempat mereka bekerja karena sudah memiliki pemahaman yang jelas tentang hal itu, maka sangat membantu bisnis dalam jangka panjang.

Hire Business Analyst Dari IT Outsourcing Company

Hire Business Analyst melalui proses yang rumit, hiring manager harus menemukan kandidat-kandidat yang nilainya selaras dengan misi perusahaan.

Mempekerjakan kandidat yang salah dapat memperlambat produksi, menyebabkan masalah dengan rekan kerja, dan pemborosan di sisi finansial perusahaan.

Ketika perusahaan perlu scale up melalui implementasi teknologi yang tepat, mereka perlu membangun tim yang diperlukan dalam periode yang ditentukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Memilih IT Outsourcing Company sebagai solusi rekrutmen kandidat business analyst merupakan cara organisasi bertumbuh lebih cepat dengan memaksimalkan keunggulan proses outsourcing recruitment, diantaranya sebagai berikut:

    Jaringan IT Talent Yang Luas. IT Outsourcing Company telah membangun jaringan relasi dengan ribuan kandidat IT Talent potensial dari waktu ke waktu, sehingga mereka memiliki kontak dengan kandidat business analyst berkualitas.

    Bebas Dari Kewajiban Memenuhi Hak IT Talent. Selain kemampuan menyediakan sumber daya business analyst potensial dalam waktu yang tepat, IT Outsourcing Company merupakan solusi terintegrasi yang lengkap dengan membebaskan perusahaan/organisasi dari kewajiban memenuhi hak-hak IT Talent. Hal tersebut akan menjadi tanggung jawab IT Outsourcing Company seperti membayar gaji dan menyediakan remunerasi, misalnya menanggung asuransi kesehatan, membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan, memberikan hak THR (Tunjangan Hari Raya) hingga menyediakan Laptop Ownership Program.

Share

IDStar Insights

Related Insights

Send Message
Chat with us
Hi IDstar! I want to know more about your services