Proses Coretax seharusnya membantu kepatuhan pajak perusahaan. Namun di lapangan, banyak tim finance dan tax justru kewalahan. Input data manual, validasi berulang, hingga risiko kesalahan kecil yang berdampak besar, membuat Coretax sering terasa sebagai beban operasional, bukan sistem pendukung bisnis.
Di sinilah otomatisasi Coretax menjadi kebutuhan nyata, bukan sekadar wacana digitalisasi.
Masalah-masalah dalam Pengelolaan Coretax Perusahaan
Bagi perusahaan menengah hingga enterprise, tantangan Coretax hampir selalu sama.
1. Input Data Manual yang Menyita Waktu
Data pajak berasal dari banyak sumber: ERP, invoice vendor, billing system, hingga spreadsheet manual. Semua harus diinput ulang ke Coretax.
Akibatnya, tim finance menghabiskan waktu untuk pekerjaan administratif, bukan analisis.
2. Risiko Human Error yang Tinggi
Salah input angka, keliru mapping akun, atau terlambat submit bisa berujung sanksi. Semakin besar volume transaksi, semakin tinggi risikonya.
3. Proses Tidak Terintegrasi
Coretax sering berdiri sendiri, terpisah dari sistem internal perusahaan. Tidak ada alur otomatis dari data transaksi ke pelaporan pajak.
4. Ketergantungan pada Individu
Pengetahuan Coretax sering hanya dikuasai segelintir orang. Ketika mereka cuti atau resign, proses pajak langsung terganggu.
Masalah-masalah ini bukan soal kurang disiplin, tetapi keterbatasan proses manual.
Baca juga: Otomatisasi Pajak di Era Digital dengan Coretax Automation
Mengapa Otomatisasi Coretax Menjadi Kebutuhan Bisnis
Otomatisasi Coretax bukan sekadar mempercepat kerja tim pajak. Dampaknya langsung ke bisnis.
-
Efisiensi operasional meningkat
-
Risiko kesalahan dan denda berkurang
-
Proses audit lebih rapi dan traceable
-
Tim finance fokus pada strategi, bukan input data
Namun, otomatisasi Coretax tidak cukup hanya dengan script sederhana atau RPA konvensional.
Solusi Baru, Otomatisasi Coretax Anda!
Berbeda dengan automasi statis, kita menggunakan teknologi mutakhir yakni Agentic AI Automation, yang bekerja seperti asisten digital yang mampu mengambil keputusan berbasis konteks.
Dalam konteks Coretax, agentic AI tidak hanya “menjalankan perintah”, tetapi:
-
Memahami struktur data pajak
-
Menyesuaikan alur berdasarkan jenis transaksi
-
Melakukan validasi otomatis
-
Menangani exception tanpa intervensi manual
Pendekatan ini jauh lebih adaptif terhadap kompleksitas pajak perusahaan.
Cara Kerja Otomatisasi Coretax dengan Agentic AI
Berikut gambaran alur otomatisasi Coretax berbasis agentic AI.
1. Data Ingestion Otomatis
Agentic AI menarik data dari ERP, sistem billing, atau database keuangan perusahaan secara terjadwal atau real-time.
2. Validasi & Normalisasi Data
Data divalidasi sesuai aturan pajak, diformat ulang, dan disesuaikan dengan skema Coretax.
3. Otomatisasi Input & Pelaporan
Agent melakukan pengisian Coretax, termasuk pengelompokan transaksi dan pelaporan periodik.
4. Exception Handling Cerdas
Jika terjadi anomali, agent menandai kasus khusus dan mengeskalasi ke tim terkait dengan konteks lengkap.
5. Audit Trail & Monitoring
Setiap aksi tercatat rapi untuk kebutuhan audit dan compliance.
Baca juga: Mengatasi Coretax Error dengan Automation
Bagaimana IDstar Mengotomatisasi Coretax Perusahaan Anda
IDstar membantu perusahaan mengotomatisasi Coretax end-to-end menggunakan pendekatan Agentic AI Automation yang disesuaikan dengan sistem dan proses internal Anda.
Kami tidak menjual tools generik. Kami membangun solusi otomasi yang relevan dengan realita bisnis Anda.
Yang IDstar Lakukan
-
Analisis proses Coretax eksisting perusahaan
-
Mapping data pajak dari sistem internal
-
Desain arsitektur agentic AI automation
-
Implementasi, testing, dan monitoring
-
Knowledge transfer ke tim internal
Solusi ini cocok untuk perusahaan yang:
-
Memiliki volume transaksi tinggi
-
Menggunakan ERP atau sistem keuangan kompleks
-
Ingin menurunkan risiko pajak tanpa menambah headcount
Dampak Bisnis dari Otomatisasi Coretax
Perusahaan yang mengadopsi otomatisasi Coretax berbasis agentic AI umumnya merasakan:
-
Mengurangi waktu proses pajak secara signifikan
-
Konsistensi data dan pelaporan
-
Risiko error dan denda yang lebih rendah
-
Proses pajak yang scalable seiring pertumbuhan bisnis
Ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi kontrol dan ketenangan operasional.
Ambil Keputusan Anda Sekarang, Minimalkan Effort dan Maksimalkan Result!
Jika Coretax masih dikerjakan manual, pertanyaannya bukan “apakah bisa diotomatisasi”, tetapi berapa lama bisnis Anda sanggup menanggung risiko dan inefisiensi tersebut.
IDstar hadir sebagai partner Agentic AI & Automation untuk membantu perusahaan Anda melangkah dari proses pajak manual menuju sistem Coretax yang otomatis, terkontrol, dan siap berkembang.
👉 Digital Transformation? #IDstarinAja



Chat Us