Panduan Hire IT Talent Untuk Proyek Mobile App Development

Mobile App Development

Mobile App DevelopmentMobile App bertindak sebagai channel digital marketing antara konsumen dan bisnis. Aplikasi mobile membantu membangun citra Brand yang kuat dan memberi keunggulan kompetitif dibandingkan bisnis lainnya. Era Digital merubah market lebih kompetitif, menjadi keharusan bagi setiap bisnis untuk memiliki satu atau lebih aplikasi mobile “user friendly“, mudah digunakan dan menarik secara visual.

Mari kita lihat statistiknya pada tahun 2019, lebih dari sepertiga populasi manusia di Bumi memiliki mobile device seperti Smartphone Android, iPhone, atau iPad. Menurut Business of Apps, 57% trafik pengguna media digital datang dari mobile application. Sejalan dengan itu, 21% Millennials mengunjungi mobile app lebih 50 kali setiap hari.

Jika ingin bisnis terlihat di berbagai platform yang berbeda dan dapat diakses oleh jutaan pengguna di ujung jari mereka, maka business owner (pengusaha) harus mempertimbangkan dengan serius untuk memulai proyek mobile app development.

Apa Itu Mobile App Development?

Mobile App Development adalah prosedur pembuatan aplikasi mobile khusus untuk pengguna mobile device seperti Smartphone Android, iPhone, iPad atau Smartwatch, serta dioptimalkan untuk memanfaatkan fitur dan hardware produk tersebut.

Seperti website development, mobile app development berakar pada pengembangan perangkat lunak yang lebih tradisional. Satu perbedaan mencolok karena mobile app sering diciptakan secara khusus untuk memanfaatkan fitur unik dari mobile device tertentu. Misalnya, aplikasi game mungkin dibangun untuk memanfaatkan akselerometer iPhone atau aplikasi kesehatan mobile mungkin dibuat untuk memanfaatkan sensor suhu smartwatch.

Saat ini, dua mobile platform yang paling menonjol adalah iOS dari Apple dan Android dari Google. Smartphone dan Tablet dari Apple hadir dengan aplikasi penting, termasuk browser web lengkap dan Apple App Store. Sejalan dengan ini, Android Device juga juga hadir dengan mobile app serupa yang lebih lengkap agar User dapat mendownload lebih banyak aplikasi di Google Play Store.

Model Kerja Sama IT Talent Untuk Proyek Mobile App Development

Jumlah download mobile app telah melonjak secara dramatis sejak pandemi. Misalnya, industri food delivery dan kebugaran mengalami peningkatan sebesar 23,3%. Namun, hanya 9% User yang akan terus menggunakan aplikasi mobile jika menawarkan user experience (UX) yang buruk.

Seringkali, sebagian besar pemilik bisnis tidak memiliki latar belakang komputer (information technology) serta pengetahuan tentang spesifikasi mobile platform tersebut. Terkadang, besarnya proyek membutuhkan lebih dari satu IT Talent untuk pekerjaan itu atau membutuhkan profesional berpengalaman pada platform tertentu seperti Android Developer atau iOS Developer.

Setelah pebisnis menyadari banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam proyek mobile app development, mereka akan mengerti alasan hire mobile app developer adalah solusi yang menguntungkan.

Ada 2 pilihan model kerja sama saat Hire IT Talent:

In-House Mobile App Development

In-house Mobile App Development didefinisikan sebagai proses di mana perusahaan memilih development team, ui ux designer, project manager, dll. Seperti namanya, seluruh proyek mobile app development dikordinasikan secara internal dalam proses ini. Ini berarti bahwa perusahaan perlu menyediakan ruang kantor dan infrastruktur yang layak kepada tim.

Kelebihan

  • Kemudahan kordinasi tim sehingga bekerja untuk tujuan yang sama
    1. 1. Setelah membangun development team secara in-house, Anda dapat memfokuskan perhatian pada aspek lain dari bisnis Anda.

      2. Semua IT Developer yang telah terbentuk dalam satu tim bekerja di tempat yang sama di dalam perusahaan Anda.

      3. Karena berada di tempat yang sama, effort dan skill mereka akan dengan mudah diarahkan pada keberhasilan proyek.

  • Kolaborasi yang mulus
    1. 1. Memilih menggunakan in-house team menciptakan peluang kolaborasi antara business owner dan tim dengan lancar.

      2. Lancarnya kolaborasi tersebut misalnya, jika Anda menemukan bug dalam Coding, akan lebih mudah untuk menjelaskan situasinya kepada tim in-house dan mereka dapat mulai mencari solusi secepatnya.

    Kekurangan

  • Biaya membangun tim in-house mahal
    1. Dibutuhkan lebih dari satu IT Developer handal untuk membangun tim. Menyesuaikan kebutuhan pada ukuran proyek mobile app development. Anda mungkin memerlukan setidaknya 3 IT Talent untuk memulai proyek tersebut.
      Sebagian besar tim biasanya memiliki setidaknya satu dari IT Talent berikut:
      1. Android Developer
      2. iOS Developer
      3. Back-End Developer
      4. UI UX Designer
      5. Project Manager
      6. Data Scientist
      Anda juga harus mempertimbangkan biaya ini:
      1. Manajemen personalia
      2. Ruang kantor
      3. Lisensi (jika memungkinkan)
      4. Pelatihan
      5. Mempekerjakan IT Recruiter
      6. Asuransi kesehatan
      7. Pajak penghasilan karyawan
      8. Membayar THR (Tunjangan Hari Raya)

    Hire IT Outsourcing Team

    Hire IT Outsourcing Team memudahkan pemilik bisnis memulai proyek mobile app development menggunakan jasa IT Talent yang dibayar hanya berdasarkan kontrak, hal tersebut masih lebih murah daripada mempekerjakan in-house team. Sejalan dengan ini, kualitas produk yang diciptakan juga lebih baik dibandingkan hire freelancer.

    Seperti yang sudah dijelaskan, Hire IT Outsourcing Company sepenuhnya terukur. Yang berarti business owner dapat memperluas atau mengurangi ukuran tim agar sesuai dengan kebutuhan proyek secara tepat, sehingga menghemat sumber daya dalam jangka panjang. Ini adalah solusi paling efisien bagi pengusaha yang telah melampaui fase startup dan siap untuk terobosan besar mereka di market.

    Kelebihan

  • Launching Aplikasi Mobile Tepat Waktu
    1. Dengan mempekerjakan app development team secara outsourcing, Anda dapat memanfaatkan keahlian IT Developer di industri ini untuk membuat aplikasi mobile dan menghemat upaya selama puluhan tahun dalam prosesnya. Selain itu, sebagian besar perjanjian outsourcing mencakup denda karena melanggar tenggat waktu tanpa alasan yang tepat.
  • Akses Cepat Menemukan IT Talent
    1. IT Outsourcing Company memberi peluang besar untuk Hire IT Developer terbaik, mendapatkan kesempatan untuk melihat keterampilan, pengalaman, dan portofolio mereka. Bahkan business owner dapat membangun remote app development team dalam waktu singkat tanpa memikirkan proses rekrutmen yang rumit.
  • Banyak Waktu Luang Untuk Fokus Pada Aspek Lain
    1. 1. Terkadang, memiliki mobile app development team yang handal bukanlah yang terpenting untuk membuatnya menjadi aplikasi mobile yang sukses.

      2. Aspek penting lainnya seperti marketing, konten, branding, dukungan pelanggan, dll. Semua memainkan peran kunci untuk menentukan seberapa sukses aplikasi mobile untuk bisnis Anda.

    Kekurangan

  • Keterbatasan Komunikasi
    1. Keterbatasan komunikasi saat hire mobile app development team secara outsourcing dapat terjadi dalam dua skenario:
      1. Zona Waktu Berbeda, Karena IT Talent Bekerja Secara Remote.
      2. Kendala Bahasa Saat Hire IT Talent Lintas Negara (Beda Negara).

      Tidak mudah memperbaiki kendala bahasa. Solusi yang memungkinkan, business owner perlu berkonsultasi dengan IT Outsourcing Company di Indonesia untuk menemukan opsi terbaik tentang kendala bahasa IT Talent yang berpotensi terjadi di proyek mobile app development.

  • Tidak Ada Akses Langsung
    1. Kadang Anda tidak bekerja di lingkungan kantor yang sama disebabkan tim mobile app development bekerja secara remote, aksesibilitas menjadi kendala. Solusi, untuk mengatasi masalah ini, selalu tetapkan point of contact (POC) saat bekerja sama dengan IT Talent yang disediakan oleh IT Outsourcing Company. Point Of Contact berfungsi sebagai koordinator atau titik fokus informasi mengenai suatu kegiatan atau program dalam mobil app development project.
    Rate this post

    Share

    Chat Us