8 Tips Memilih Software House untuk Bisnis

software house

IDstar – Anda ingin mencari software house terbaik tapi bingung memilih di antara banyak penyedia atau vendor yang ada? Tenang, Kami di sini akan memberikan solusi objective untuk Anda.

Memilih software house tidak bisa asal pilih. Kenapa? Sebab, ada cost yang Anda keluarkan yang pastinya harus berbanding dengan hasil yang Anda harapkan.

Ada beberapa yang harus Anda perhatikan sebelum memilih software house untuk Anda jadikan sebagai vendor, artikel ini akan mengupasnya lengkap!

Tips Memilih Software House di Indonesia

Di Indonesia, ada lebih puluhan pilihan vendor, namun belum tentu banyak diantaranya sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Setiap software house memiliki ciri yang unik, lengkap dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, bisnis Anda juga unik, yang tentunya harus matching dengan vendor yang tersedia. Ini yang harus Anda perhatikan.

Tips ini bisa Anda gunakan untuk bisnis skala besar, menengah, bahkan untuk UKM dan UMKM sekalipun!

1. Perhatikan Track Recordnya

Ya, nomor satu adalah Anda harus memperhatikan bagaimana track recordnya. Artinya apa? Lihat sudah berapa lama vendor itu berdiri? Tak hanya sekadar lama berdirinya, namun perhatikan testimoninya. Apakah mereka memiliki banyak testimoni? Apakah testimoninya bagus?

Perusahaan dengan testimoni yang bagus dan layak, adalah salah satu indikator Anda harus memilihnya sebagai pilihan vendor software house untuk bisnis Anda.

2. Services Apa yang Mereka Tawarkan?

Anda harus memeriksa terlebih dahulu sejauh apa services yang mereka tawarkan. Jangan sampai, Anda hanya screening saja terkait produk yang tampil dalam websitenya.

Artinya, Anda bisa set scheedule meeting bersama untuk mengetahui sampai mana mereka bisa memberikan services terbaik bagi Anda.

Di sini, Anda bisa melakukan schedule meeting ke beberapa vendor dan membandingkannya. Pilih yang memberikan layanan paling lengkap untuk Anda. Misalnya, mulai dari analisis sampai maintenance.

3. Pertimbangkan Skalabilitas

Pilih software house yang dapat tumbuh bersama bisnis Anda. Pertimbangkan apakah software tersebut dapat menangani peningkatan volume kerja atau kompleksitas seiring waktu.

Sebab, bisnis Anda tentunya tidak akan stagnan, akan ribet jika harus menggunakan vendor terus-menerus jika terjadi peningkatan. Pilih yang lebih efisien!

Baca juga: 10 Rekomendasi Perusahaan Software House di Indonesia

4.Evaluasi Kemudahan Pengguna

Penting untuk memilih vendor yang mampu membuat software yang user-friendly. Artinya apa? Software yang mereka buat harus mudah dipahami oleh tim Anda.

Maka penting untuk mengecek portfolio vendor jika memungkinkan, atau Anda bisa memberikan rule atau permintaan khusus.

Cek, apakah vendor Anda mampu memberikan services seperti yang Anda minta? Jika mereka bahkan memberikan rekomendasi yang lebih baik, maka itulah software house yang cocok untuk bisnis Anda.

5. Periksa Fitur-Fiturnya

Pastikan software memiliki fitur yang Anda butuhkan. Buat daftar fitur penting dan lihat apakah software tersebut memilikinya.

Misalnya, jika Anda membutuhkan software untuk manajemen proyek, beberapa fitur penting mungkin termasuk pelacakan tugas, kolaborasi tim, pelaporan, dan integrasi dengan alat lain yang sudah Anda gunakan.

Periksa juga apakah fitur-fitur tersebut mudah diakses dan digunakan oleh tim Anda. Jika perlu, minta demo dari vendor untuk melihat bagaimana fitur-fitur tersebut bekerja dalam praktik.

Ini akan membantu Anda memastikan bahwa software benar-benar sesuai dengan kebutuhan spesifik bisnis Anda.

Baca juga: Software House Terbaik Indonesia, Mengapa IDstar?

6. Pastikan Bisa Terhubung dengan Sistem Lain

Software harus bisa terhubung dengan aplikasi atau sistem lain yang sudah Anda gunakan. Ini berarti software harus memiliki kemampuan integrasi yang baik sehingga bisa bekerja bersama alat atau platform lain yang digunakan dalam bisnis Anda, seperti CRM, ERP, atau alat manajemen inventaris.

Integrasi yang baik akan memastikan data bisa mengalir dengan lancar antar sistem, mengurangi kebutuhan untuk memasukkan data secara manual, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Misalnya, jika Anda menggunakan software akuntansi tertentu, pastikan software baru dapat mengimpor dan mengekspor data dari dan ke software akuntansi tersebut tanpa hambatan.

Minta vendor untuk memberikan contoh bagaimana integrasi ini bekerja, atau mencari testimonial dari pengguna lain yang sudah mengintegrasikan software tersebut dengan sistem lain.

7. Perhatikan Keamanan Data

Pastikan software memiliki keamanan yang baik untuk melindungi data bisnis Anda. Keamanan data sangat penting untuk menjaga informasi sensitif bisnis Anda dari akses yang tidak sah, kebocoran, atau pencurian. Pastikan software memiliki fitur keamanan seperti enkripsi data, otentikasi dua faktor, kontrol akses yang ketat, dan kebijakan privasi yang jelas.

Periksa juga apakah software mematuhi standar keamanan dan regulasi industri yang relevan, seperti GDPR untuk data pribadi di Eropa atau HIPAA untuk data kesehatan di Amerika Serikat.

Tanyakan kepada vendor tentang langkah-langkah keamanan yang mereka terapkan dan apakah mereka memiliki sertifikasi keamanan yang diakui. Dengan memastikan software memiliki keamanan yang kuat, Anda dapat merasa lebih tenang bahwa data bisnis Anda terlindungi dengan baik.

Baca juga: Vendor Invoice Automation Terbaik, Mengapa IDstar?

8.Pertimbangkan Biaya dan Manfaat

Evaluasi biaya keseluruhan, termasuk biaya pembelian, implementasi, dan pemeliharaan. Biaya pembelian biasanya adalah harga lisensi atau langganan software.

Biaya implementasi mencakup pemasangan, konfigurasi, dan pelatihan tim Anda untuk menggunakan software. Biaya pemeliharaan mencakup dukungan teknis, pembaruan, dan upgrade yang mungkin diperlukan seiring waktu.

Selain biaya, pertimbangkan juga manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan software tersebut.

Manfaat ini bisa berupa peningkatan efisiensi operasional, penghematan waktu, peningkatan produktivitas, dan peningkatan kualitas layanan atau produk yang Anda tawarkan.

Hitung potensi return on investment (ROI) dengan membandingkan biaya dengan manfaat yang diharapkan. Misalnya, jika software dapat mengotomatisasi tugas-tugas rutin dan menghemat waktu karyawan, pertimbangkan berapa banyak biaya tenaga kerja yang bisa dihemat.

Dengan menilai biaya dan manfaat secara menyeluruh, Anda dapat membuat keputusan yang lebih informasi dan memastikan bahwa investasi dalam software tersebut akan memberikan nilai tambah bagi bisnis Anda.

Kesimpulan

Memilih software solution yang tepat untuk bisnis Anda adalah langkah penting untuk memastikan operasi berjalan lebih efisien dan produktif.

Dengan mengikuti langkah-langkah seperti mengidentifikasi kebutuhan bisnis, melakukan penelitian, memeriksa fitur-fitur, memastikan integrasi dengan sistem lain, memperhatikan keamanan data, dan mempertimbangkan biaya serta manfaat, Anda dapat menemukan software yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Dengan pendekatan yang tepat, investasi dalam software dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi bisnis Anda.

IDstar, Software House Pilihan Anda!

Jika Anda mencari solusi software development yang tepat dan komprehensif, IDstar adalah mitra yang Anda butuhkan. Kami telah mempertimbangkan semua aspek penting yang diperlukan untuk memilih software yang ideal, mulai dari fitur yang lengkap, integrasi yang mulus, hingga keamanan data yang terjamin.

Hubungi IDstar sekarang untuk konsultasi gratis dan temukan bagaimana solusi software kami dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis Anda.

Jangan ragu untuk mengambil langkah pertama menuju transformasi digital yang lebih baik bersama IDstar.

Yuk, cari tahu bagaimana IDStar dapat membantu bisnis Anda.

Hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan Anda, sekarang juga!

contact us
5/5 - (1 vote)

Share

Chat Us