Cara Mengatasi Masalah Kekurangan Tenaga Kerja di Perusahaan

Cara mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja di perusahaan

IDstar, IT Consultant – Saat ini, banyak perusahaan yang mengalami masalah kesulitan menemukan talenta yang sesuai untuk dipekerjakan. Masalah ini memberikan kesenjangan antara para pencari kerja dan perusahaan.

Sebuah penelitian dari APAC yang diterbitkan pada Agustus 2022, melaporkan bahwa kekurangan tenaga kerja tidak hanya dirasakan oleh negara tertentu saja. Kekurangan tenaga kerja dirasakan oleh Global dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga 2030.

Tentu ini adalah tantangan bagi pemilik bisnis atau perusahaan bagaimana cara mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja ini.

Beruntungnya, di era teknologi yang semakin berkembang dan adanya inovasi berupa artificial intelligent dan intelligent automation, menjadi kunci untuk mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja ini. Namun, memang belum banyak perusahaan yang melirik kemampuan 2 teknologi ini.

Artikel ini akan membahas bagaimana cara mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja di perusahaan secara umum serta bagaimana peran teknologi dapat menjadi solusi terbaik untuk masalah ini.

5 Cara Mengatasi Masalah Kekurangan Tenaga Kerja

mengatasi kekurangan tenaga kerja

1. Outsourcing dan Kerjasama

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan saat menghadapi masalah kekurangan tenaga kerja adalah memanfaatkan outsourcing company. Perusahaan outsourcing akan membantu bisnis Anda untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tak hanya itu, menggunakan karyawan perusahaan outsourcing dapat mengurangi biaya operasional. Perusahaan tidak perlu memikirkan biaya rekrutmen, pelatihan, pengembangan karir, tunjangan, dan asuransi bagi karyawan outsourcing, karena ini menjadi tanggung jawab perusahaan penyedia jasa outsourcing.

Baca juga: IT Outsourcing Terbaik Indonesia, Mengapa Memilih IDstar?

2. Gunakan Teknologi

Integrasi teknologi dalam operasional perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manual. Seperti yang disinggung pada paragraf pertama, salah satu teknologi yang paling mutakhir di era ini adalah AI dan Intelligent automation.

Penggunaan automation dapat membantu Anda untuk menyerahkan berbagai tugas yang berulang kepada sistem bot yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Beberapa tugas yang bisa didelegasikan kepada robot automation dapat berupa tugas berulang seperti proses entry data, pengolahan data, pemrosesan data, customer support, dan masih banyak lagi. Penjelasannya akan kami jelaskan di akhir artikel.

3. Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan

Kerjasama dengan lembaga pendidikan untuk mendapatkan akses ke tenaga kerja yang baru lulus dan berpotensi. Ya, seperti kita ketahui sekarang, perkembangan teknologi juga membantu terciptanya beberapa startup teknologi edukasi yang berdedikasi untuk menciptakan berbagai tenaga kerja yang siap kerja dan tersertifikasi sesuai dengan minat yang diinginkan.

Mereka pastinya juga sangat terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan untuk menyalurkan tenaga kerja yang berhasil mereka gembleng dengan sistem silabus yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

4. Membangun Brand Employer yang Kuat

Investasi dalam membangun merek sebagai employer of choice dapat menarik lebih banyak kandidat berkualitas. Ya, Anda bisa memanfaatkan sosial media untuk memperlihatkan kualitas dari employer yang Anda miliki. Hal ini telah banyak dilakukan oleh para perusahaan outsourcing untuk menarik minat perusahaan lain untuk menjangkau kandidat mereka.

Anda juga bisa melakukan hal serupa untuk menarik perhatian kandidat lain agar mau bergabung dengan perusahaan Anda. Tapi ingat, buatlah brand employer yang jujur dan tidak berlebihan.

Baca juga: 7 Cara Memaksimalkan Proses Onboarding Karyawan

5. Membangun Budaya Perusahaan yang Positif

Budaya perusahaan yang positif dan mendukung dapat meningkatkan retensi karyawan. Fokus pada pembangunan lingkungan kerja yang sehat dan inklusif. Tugas ini sangat erat kaitannya dengan people experience.

Salah satunya dengan memberikan pengakuan atas kinerja dan kontribusi karyawan. Ini dapat berupa penghargaan, promosi, atau bahkan pengakuan informal yang menunjukkan apresiasi perusahaan terhadap usaha karyawan.

Mendorong komunikasi dua arah antara karyawan dan manajemen. Hal ini mencakup mendengarkan umpan balik karyawan dan bertindak berdasarkan saran mereka.

Dan yang paling penting, menghargai pentingnya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Ini bisa melalui kebijakan kerja fleksibel, cuti yang cukup, dan dukungan untuk kesejahteraan karyawan.

Baca juga: Cara RPA Meningkatkan Penjualan Bisnis

Peran Intelligent Automation Mengatasi Kekurangan Tenaga Kerja

peran automation mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja

Nah, sempat disinggung bahwa intelligent automation bisa mengambil peran besar dalam mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja di perusahaan.

Lantas, seperti apa sih kelebihan jika perusahaan menggunakan automation pada proses bisnisnya? Berikut penjelasannya.

Automation dapat memproses data akurat

Dengan penerapan teknologi automation, proses entri data dan konsolidasi data dapat dilakukan secara otomatis dan lebih efektif. Jika saat ini Anda masih memproses dokumen dan memperbarui data antar sistem secara manual, inilah saatnya untuk beralih ke solusi yang lebih efisien.

Intelligent automation meningkatkan efisiensi kerja dengan mengotomatiskan pengelolaan data. Robot mampu membaca dan menarik data dari dokumen, sehingga Anda tidak perlu lagi mendigitalisasikannya sendiri. Mereka juga dapat mengumpulkan dan mengekstrak data dari berbagai sumber, termasuk sistem, platform, atau dokumen fisik, dan menggabungkannya ke dalam sebuah spreadsheet.

Baca juga: Cara Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi dan Contohnya

Kemampuan automation dapat mengolah data

Automation berperan dalam mengotomatisasi proses pengumpulan dan pengolahan data. Lebih jauh lagi, kemampuan robot ini dalam menganalisis tren dan pola data memungkinkan mereka membantu perusahaan merumuskan strategi bisnis, seperti kampanye yang lebih efektif untuk menjangkau target pasar.

Jadi, secara tidak langsung kemampuan automation ini menjadi solusi bagi perusahaan yang kekurangan tenaga kerja.

Misalnya, untuk peluncuran produk baru oleh tim R&D, robot cerdas ini bisa menghimpun informasi dari berbagai platform media sosial untuk memahami kebutuhan pasar saat itu, sekaligus mengevaluasi kesesuaian produk yang akan diluncurkan.

Kecakapan automation dalam pengambilan keputusan

Kecakapan automation dalam pengambilan keputusan dapat berkaitan langsung dengan cara mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja.

Sistem otomatisasi yang canggih, seperti yang berbasis kecerdasan buatan, dapat menganalisis data pasar tenaga kerja, tren industri, dan kebutuhan internal perusahaan untuk membuat keputusan yang tepat mengenai perekrutan, pelatihan, dan penempatan karyawan.

Dengan melakukan analisis ini secara otomatis dan cepat, automation membantu perusahaan mengidentifikasi kekosongan keterampilan, memahami kebutuhan tenaga kerja yang spesifik, dan mengimplementasikan strategi perekrutan atau pelatihan yang lebih efektif, sehingga mengurangi dampak dari kekurangan tenaga kerja.

Baca juga: Cara Mengatasi Human Error dalam Bisnis dengan RPA

Kemampuan automation dalam memproses dokumen

Kemampuan automation dalam memproses dokumen juga dapat membantu mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja. Dengan mengotomatiskan tugas-tugas seperti entri data, ekstraksi informasi dari dokumen, dan pengelolaan dokumen, perusahaan dapat mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manual untuk tugas-tugas administratif.

Ini memungkinkan tenaga kerja yang ada untuk difokuskan pada tugas-tugas yang lebih strategis dan bernilai tambah. Automation dalam pengolahan dokumen meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban kerja, membantu perusahaan tetap produktif meskipun menghadapi kekurangan tenaga kerja.

Automation sebagai customer support

Automation dalam peran customer support berarti menggunakan teknologi seperti chatbots atau sistem respon otomatis untuk menangani pertanyaan dan kebutuhan pelanggan.

Ini membantu dalam menyediakan layanan pelanggan yang cepat dan efisien, memungkinkan perusahaan untuk mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja di area layanan pelanggan.

Automation dapat mengelola pertanyaan rutin dan sederhana, membebaskan waktu agen manusia untuk menangani kasus yang lebih kompleks dan memerlukan perhatian khusus.

Hal ini tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan melalui respons yang lebih cepat dan tersedia 24/7, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional.

Kesimpulan

Artikel mengatasi masalah tenaga kerja di atas menyimpulkan bahwa ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan oleh perusahaan baik secara umum maupun yang bersifat teknis. Anda dapat mempertimbangkan berbagai cara di atas untuk membuat bisnis atau perusahaan Anda semakin berkembang.

Apabila Anda ingin konsultasi lebih lanjut tentang kebutuhan outsourcing serta intelligent automation, Anda dapat menghubungi Kami. IDstar adalah perusahaan konsultan IT yang menawarkan jasa IT outsourcing serta intelligent automation dan support maintenance yang bisa disesuaikan dengan bisnis Anda. Hubungi Kami melalui kontak di bawah ini!

Yuk, cari tahu bagaimana IDStar dapat membantu bisnis Anda.

Hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan Anda, sekarang juga!

pexels-photo-3182812-1024x683_11zon

Share

IDStar Insights

Related Insights

Send Message
Chat with us
Hi IDstar! I want to know more about your services